Posts

Showing posts from April, 2022

Jangan Biarkan Mungkar Tanpa Mencegah

 عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا ظَهَرَتْ الْمَعَاصِي فِي أُمَّتِي عَمَّهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِعَذَابٍ مِنْ عِنْدِهِ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَمَا فِيهِمْ يَوْمَئِذٍ أُنَاسٌ صَالِحُونَ قَالَ بَلَى قَالَتْ فَكَيْفَ يَصْنَعُ أُولَئِكَ قَالَ يُصِيبُهُمْ مَا أَصَابَ النَّاسَ ثُمَّ يَصِيرُونَ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ Daripada Ummu Salamah, isteri Nabi SAW berkata; aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Apabila kemaksiatan telah bermaharajalela pada umatku, maka Allah akan mengirim azab dari sisi-Nya secara umum." Aku bertanya; "Wahai Rasulullah! Bagaimana bila pada hari itu terdapat orang-orang soleh?" baginda menjawab: Ya, ikut tertimpa azab.” Ummu Salamah bertanya, “Lalu bagaimanakah nasib mereka selanjutnya?” Rasulullah SAW bersabda, “Orang-orang soleh itu ikut tertimpa azab yang menimpa kaumnya, kemudian mendapat ...

Malam Nisfu Syaaban

عَنْ مُعَاذِ بن جَبَلٍ عَن ِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:"يَطَّلِعُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ" Daripada Muaz bin Jabal RA dari Nabi SAW baginda bersabda: Allah mendatangi makhlukNya pada malam Nisfu Syaaban. Dia mengampuni makhluk kecuali orang musyrik (berbuat syirik) dan yang bermusuhan (HR Tobrani No: 16639) Status: Hadis Sahih  Pengajaran: 1.  Bulan Syaaban memiliki kelebihan tersendiri dimana merupakan bulan yang Rasulullah SAW paling banyak berpuasa sunat di dalamnya. 2.  Malam Nisfu Syaaban juga terdapat kelebihan dan keutamaan bagi mereka yang beribadat dengan diberikan keampunan kecuali kepada mereka yang syirik dan bermusuhan sesama mereka. 3.  Digalakkan kita memperbanyakkan ibadat dan memohon keampunan kerana  Nabi SAW bersabda: عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ فَقَدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً فَخَرَ...

Takutlah Kepada Azab

عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ الْيَمَانِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَتَأْمُرُنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلَتَنْهَوُنَّ عَنْ الْمُنْكَرِ أَوْ لَيُوشِكَنَّ اللَّهُ أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عِقَابًا مِنْهُ ثُمَّ تَدْعُونَهُ فَلَا يُسْتَجَابُ لَكُمْ Daripada Hudzaifah bin Al Yaman dari Nabi SAW baginda bersabda: "Demi Dzat yang jiwaku berada di tangannya, hendaknya kalian melakukan amar makruf dan nahi mungkar (menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran)  atau jika tidak nescaya Allah akan mengirimkan siksaan dari sisi-Nya kepada kalian, kemudian kalian memohon kepada-Nya namun doa kalian tidak lagi dikabulkan." (Sunan Tirmidzi No: 2095) Status: Hadis  Sahih Pengajaran: 1.  Setiap Muslim diperintahkan untuk menyampaikan dakwah, mengajak orang lain melakukan kebaikan dan dalam masa yang sama mencegah sebarang bentuk kemungkaran. 2.  Jika kemungkaran yang berlaku dibiarkan tanpa sebarang usaha mencegah, dibimbangi akan diturun...

Redha Terhadap Maksiat Itu Berdosa

عَنْ الْعُرْسِ ابْنِ عَمِيرَةَ الْكِنْدِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا عُمِلَتْ الْخَطِيئَةُ فِي الْأَرْضِ كَانَ مَنْ شَهِدَهَا فَكَرِهَهَا وَقَالَ مَرَّةً أَنْكَرَهَا كَانَ كَمَنْ غَابَ عَنْهَا وَمَنْ غَابَ عَنْهَا فَرَضِيَهَا كَانَ كَمَنْ شَهِدَهَا Daripada Al 'urs bin Amirah Al Kindi dari Nabi SAW, baginda bersabda: "Apabila ada satu maksiat dikerjakan dimuka bumi, maka orang yang melihat lalu membencinya, dalam riwayat lain, "lalu ia mengingkarinya, maka ia sama seperti orang yang tidak melihatnya. Barangsiapa tidak melihatnya, namun ia reda dengan maksiat tersebut, maka ia seperti orang yang melihatnya."  (HR Abu Daud No: 3782)  Status: Hadis Hasan Pengajaran: 1.  Barangsiapa melihat kemungkaran lalu ia membencinya atau mengingkari dengan berusaha mencegahnya maka ia seperti orang yang tidak melihat mungkar tersebut (seorang yang beriman). 2.  Barangsiapa mengetahui suatu maksiat yang berlaku dan dia reda dengannya (tidak berus...

Bahaya Memuji Orang Berlebihan

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَجُلًا ذُكِرَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَثْنَى عَلَيْهِ رَجُلٌ خَيْرًا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيْحَكَ قَطَعْتَ عُنُقَ صَاحِبِكَ يَقُولُهُ مِرَارًا إِنْ كَانَ أَحَدُكُمْ مَادِحًا لَا مَحَالَةَ فَلْيَقُلْ أَحْسِبُ كَذَا وَكَذَا إِنْ كَانَ يُرَى أَنَّهُ كَذَلِكَ وَحَسِيبُهُ اللَّهُ وَلَا يُزَكِّي عَلَى اللَّهِ أَحَدًا Daripada Abdurrahman bin Abu Bakrah dari Ayahnya bahwa seorang laki-laki disebut-sebut disamping Nabi SAW, lalu laki-laki lain memuji kebaikan laki-laki tersebut, lalu Nabi SAW bersabda: "Celaka kamu, kamu telah memenggal leher saudaramu." Baginda mengatakannya berulang-ulang. Baginda berkata, Jika salah seorang dari kalian ingin memuji temannya, hendaklah ia mengucapkan: 'Aku kira fulan seperti ini dan itu, walaupun jika diperhatikan ia memang seperti itu. Cukuplah Allah yang menentukan kebaikannya dan janganlah mendahului Allah dalam mem...

Bersifat Tawaduk

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَإِنَّهُ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ Daripada Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Lihatlah orang yang lebih rendah daripada kamu dan janganlah kamu melihat orang yang lebih tinggi darjatnya daripada kamu, itulah yang lebih baik supaya kamu tidak merendah-rendahkan nikmat Allah yang dikurniakan kepada kamu". (HR Tirmidzi No: 2437) Status: Hadis Sahih Pengajaran:  1.  Memiliki sifat redha dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki adalah suatu yang dituntut. 2.  Buatlah perbandingan nikmat yang kita miliki dengan orang lain yang tidak memilikinya, nescaya kita akan sentiasa bersyukur dan merasa cukup dengan apa yang kita ada, tidak akan kecewa, sedih mahupun dengki pada orang lain. 3.  Elakkan dari  membuat perbandingan dengan orang yang lebih kaya dan...

Berwaspada Dalam Mengharungi Kehidupan hendaklah sentiasa dalam jemaah

عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ خَطَبَنَا عُمَرُ بِالْجَابِيَةِ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي قُمْتُ فِيكُمْ كَمَقَامِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِينَا فَقَالَ أُوصِيكُمْ بِأَصْحَابِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ يَفْشُو الْكَذِبُ حَتَّى يَحْلِفَ الرَّجُلُ وَلَا يُسْتَحْلَفُ وَيَشْهَدَ الشَّاهِدُ وَلَا يُسْتَشْهَدُ أَلَا لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلَّا كَانَ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ عَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ وَإِيَّاكُمْ وَالْفُرْقَةَ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ مَعَ الْوَاحِدِ وَهُوَ مِنْ الِاثْنَيْنِ أَبْعَدُ مَنْ أَرَادَ بُحْبُوحَةَ الْجَنَّةِ فَلْيَلْزَمْ الْجَمَاعَةَ مَنْ سَرَّتْهُ حَسَنَتُهُ وَسَاءَتْهُ سَيِّئَتُهُ فَذَلِكُمْ الْمُؤْمِنُ Daripada Ibnu 'Umar RA dia berkata; Suatu ketika Umar menyampaikan pidato kepada kami di Jabiyyah (sebuah kampong). Katanya: "Wahai sekalian manusia, aku berdiri di hadapan kalian sebagaimana berdirinya Rasulullah SAW dihadapan kami, dan baginda telah bersabda: 'Aku berpesan...

Adab Tidur

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَوَى أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ وَلْيُسَمِّ اللَّهَ فَإِنَّهُ لَا يَعْلَمُ مَا خَلَفَهُ بَعْدَهُ عَلَى فِرَاشِهِ فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَضْطَجِعَ فَلْيَضْطَجِعْ عَلَى شِقِّهِ الْأَيْمَنِ وَلْيَقُلْ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبِّي بِكَ وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَرْفَعُهُ إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَاغْفِرْ لَهَا وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ Daripada Abu Hurairah RA bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda: "Apabila seseorang hendak berbaring, maka hendaklah ia mengambil alat pembersih untuk membersihkan alas tidurnya dan sebutlah nama Allah, kerana ia tidak tahu apa yang terdapat di atas tempat tidurnya. Apabila seseorang hendak tidur, maka hendaknya ia tidur dengan mengiring ke kanan dan mengucapkan doa: 'Maha suci Engkau ya Allah, Tuhanku. Dengan nama-Mu aku baringkan tubuhku dan ker...

Mukmin Umpama Pohon Muda

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَثَلُ الْمُؤْمِنِ كَمَثَلِ خَامَةِ الزَّرْعِ يَفِيءُ وَرَقُهُ مِنْ حَيْثُ أَتَتْهَا الرِّيحُ تُكَفِّئُهَا فَإِذَا سَكَنَتْ اعْتَدَلَتْ وَكَذَلِكَ الْمُؤْمِنُ يُكَفَّأُ بِالْبَلَاءِ وَمَثَلُ الْكَافِرِ كَمَثَلِ الْأَرْزَةِ صَمَّاءَ مُعْتَدِلَةً حَتَّى يَقْصِمَهَا اللَّهُ إِذَا شَاءَ Daripada Abu Hurairah RA, bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Perumpamaan orang mukmin adalah ibarat sebatang tanaman yang muda lembut yang melambai-lambai daunnya, bergoyang apabila ditiup angin. Apabila berhenti angin daripada bertiup maka dia berdiri tegak. Demikian keadaan seorang mukmin, kadang-kadang dicondongkan (sentiasa diuji) dengan bala atau ujian. Sebaliknya perumpamaan orang kafir bagaikan pohon kayu jati yang keras yang berdiri tegak (tidak bergerak-gerak) hingga Allah (dengan mudah) mematahkannya (membinasakannya) bila  Allah menghendakinya." (HR Bukhari No: 6912) Status: Hadis Sah...

Jangan Hanya Bercakap Tapi Tidak Melaksanakan

يُؤْتَى بِالرَّجُلِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُلْقَى فِي النَّارِ فَتَنْدَلِقُ أَقْتَابُ بَطْنِهِ فَيَدُورُ بِهَا كَمَا يَدُورُ الْحِمَارُ بِالرَّحَى فَيَجْتَمِعُ إِلَيْهِ أَهْلُ النَّارِ فَيَقُولُونَ يَا فُلَانُ مَا لَكَ أَلَمْ تَكُنْ تَأْمُرُ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَى عَنْ الْمُنْكَرِ فَيَقُولُ بَلَى قَدْ كُنْتُ آمُرُ بِالْمَعْرُوفِ وَلَا آتِيهِ وَأَنْهَى عَنْ الْمُنْكَرِ وَآتِيهِ "Seseorang didatangkan pada hari kiamat kemudian dilemparkan ke neraka hingga ususnya terburai keluar dan berputar-putar dineraka seperti keledai memutarkan alat penumbuk gandumnya. Kemudian penghuni neraka berhimpun sekelilingnya seraya bertanya: 'Wahai fulan! Kenapa kamu begini?, bukankah dulu kamu menyuruh supaya melakukan kebaikan dan mencegah kemungkaran?' Lalu dia menjawab: 'Benar, dulu saya memerintahkan agar melakukan kebaikan tapi saya tidak melakukannya dan saya melarang kemungkaran tapi saya melakukannya'  (HR Muslim No: 5305) Status: Hadis Sahih Pengajaran: 1.  Tugas setiap Musl...

Jangan Menangguh Untuk Bersedekah.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الصَّدَقَةِ أَعْظَمُ أَجْرًا قَالَ: أَنْ تَصَدَّقَ وَأَنْتَ صَحِيْحٌ شَحِيْحٌ تَخْشَى الْفَقْرَ وَتَأْمُلُ الْغِنَى وَلَا تُمْهِلْ حَتَّى إِذَا بَلَغَتِ الْحُلُقُومَ قُلْتَ: لِفُلاَنٍ كَذَا وَلِفُلاَنٍ كَذَا وَقَدْ كَانَ لِفُلاَنِِ  Daripada Abu Hurairah RA dia berkata: "Seorang lelaki datang kepada Nabi SAW dan bertanya; “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling besar pahalanya?”. Baginda menjawab: “Kamu bersedekah ketika kamu dalam keadaan sihat dan ketika itu kamu berasa kedekut (kikir) dan  takut menjadi miskin dan berangan-angan untuk menjadi orang kaya. Oleh itu, janganlah kamu menunda-nunda untuk bersedekah sehingga ruh sampai di kerongkongmu, maka, kamu baru berkata, "Ini untuk si fulan dan itu untuk si fulan, padahal harta itu sudah menjadi milik si fulan." (HR Bukhari no: 2748) Status: Hadis Sahih Pengajaran: 1....

Tinggalkan Yang Tidak Bermanfaat

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ Daripada Abu Hurairah RA dia berkata : Rasulullah  SAW bersabda : Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya (Sunan Tirmidzi No: 2239 )  Status: Hadis Sahih Pengajaran 1.  Termasuk sifat orang Muslim adalah dia menyibukkan dirinya dengan perkara-perkara yang mulia dan bermanfaat untuk diri, keluarga, masyarakat dan Negara. 2.  Termasuk sifat seorang Muslim adalah menjauhkan diri dari perkara yang tidak bermanfaat baginya, perbuatan yang sia-sia, serta dosa dan maksiat. 3.  Menyibukkkan diri dengan sesuatu yang tidak bermanfaat adalah sia-sia dan merupakan tanda kelemahan iman contohnya semasa cuti sekolah banyak tidur, asyik dengan bermain game serta menonton video hiburan. 4.  Anjuran untuk memanfaatkan waktu dengan sesuatu yang bermanfaat untuk dunia dan akh...

Ganjaran Menunjukkan Kebaikan

عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ عُقْبَةَ بْنِ عَمْرٍو الْأَنْصَارِيِّ البَدْرِيِّ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ. Daripada Abu Mas'ud 'Uqbah bin Amriy Al-Anshori Al-Badriy, beliau berkata : Rasulullah SAW bersabda: "Sesiapa yang dapat menunjukkan suatu kebaikan (kemudian diikuti dan dilakukan kebaikan tersebut oleh seseorang yang lain) maka dia akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya." (HR Muslim, No: 1893) Status: Hadis Sahih Pengajaran:     1.  Amal kebaikan yang dilakukan serta diusahakan oleh seseorang Muslim akan menjadi bekalan pahala di sisi Allah. 2.  Antara amal kebaikan seseorang ialah menunjukkan suatu kebaikan kepada orang lain sama ada untuk kebaikan di dunia atau di akhirat. Kemudian amal kebaikan itu diikuti dan dilakukan oleh orang lain dan pelakunya akan mendapat ganjaran pahala.  3.  Amalan menunjukkan kepada kebaikan merupakan a...

Hiasi Diri Dengan Sifat Malu

عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا كَانَ الْفُحْشُ فِي شَيْءٍ إِلَّا شَانَهُ وَمَا كَانَ الْحَيَاءُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ Daripada Anas RA ia berkata; Rasulullah SAW bersabda: "Tidaklah sifat buruk berada dalam sesuatu kecuali akan memperburuknya, dan tidaklah sifat malu ada dalam sesuatu kecuali akan menghiasinya". (Sunan Tirmidzi No: 1897) Status: Hadis Hasan Pengajaran: 1.  Sifat malu yang ada pada seseorang akan menjadi penghias akhlak dan diberikan ganjaran pahala 2.  Sifat buruk yang ada pada seseorang akan menjadikannya bertambah buruk dan hina di sisi Allah dan makhluk. 3.  Sifat malu diganjari Syurga, sifat buruk diganjari neraka: اَلْحَيَاءُ مِنَ الْإِيمَانِ وَالإِيمَانُ فِي الْجَنَّةِ وَالْبَدَاءُ مِنَ الْجَفَاءِ وَالْجَفَاءُ فِي النَّارِ “Rasa malu adalah sebahagian dari keimanan dan keimanan berada disyurga. Sedangkan tindakan atau ucapan kotor adalah sebahagian dari perangai yang kasar dan perangai kasar tempatn...

Amal Masuk Syurga

عن جابر بن عبد الله رضي الله عنهما  أَنَّ رَجُلاً سَأَلَ رَسُولَ اللهِ صل الله عليه و سلم فَقَالَ: أَرَأَيْتَ إِذَا صَلَّيْتُ الْمَكْتُوبَاتَ وَصُمْتُ رَمَضَانَ وَأَحْلَلْتُ الْحَلاَلَ وَحَرَّمْتُ الْحَرَامَ وَلَمْ أَزِدْ عَلَى ذَلِكَ شَيْئاً أَأَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَالَ: نَعَمْ    Daripada Jabir bin Abdullah RA, bahawa seorang lelaki telah bertanyakan Rasulullah SAW, dia berkata: Bagaimana pandanganmu jika aku mendirikan sembahyang fardhu, aku berpuasa bulan Ramadhan, aku menghalalkan perkara yang halal dan aku mengharamkan perkara yang haram. Aku tidak akan menambah apa-apa lagi lebih daripada itu. Apakah aku akan masuk syurga? Baginda bersabda: Ya!.  (HR Muslim, no. 15) Status: Hadis Sahih Pengajaran: 1.  Setiap muslim dituntut untuk bertanya kepada orang yang arif tentang syariat Islam, tentang kewajibannya dan apa yang dihalalkan dan diharamkan baginya jika hal tersebut tidak diketahuinya. 2.  Penghalalan dan pengharaman merupakan aturan syariat, tidak ...

Orang Kaya Yang Miskin Di Akhirat

عَنْ أَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ خَرَجْتُ لَيْلَةً مِنْ اللَّيَالِي فَإِذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْشِي وَحْدَهُ وَلَيْسَ مَعَهُ إِنْسَانٌ قَالَ فَظَنَنْتُ أَنَّهُ يَكْرَهُ أَنْ يَمْشِيَ مَعَهُ أَحَدٌ قَالَ فَجَعَلْتُ أَمْشِي فِي ظِلِّ الْقَمَرِ فَالْتَفَتَ فَرَآنِي فَقَالَ مَنْ هَذَا قُلْتُ أَبُو ذَرٍّ جَعَلَنِي اللَّهُ فِدَاءَكَ قَالَ يَا أَبَا ذَرٍّ تَعَالَهْ قَالَ فَمَشَيْتُ مَعَهُ سَاعَةً فَقَالَ إِنَّ الْمُكْثِرِينَ هُمْ الْمُقِلُّونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَّا مَنْ أَعْطَاهُ اللَّهُ خَيْرًا فَنَفَحَ فِيهِ يَمِينَهُ وَشِمَالَهُ وَبَيْنَ يَدَيْهِ وَوَرَاءَهُ وَعَمِلَ فِيهِ خَيْرًا  Daripada Abu Dzar RA dia berkata; "Pada suatu malam, aku pernah keluar rumah, tiba-tiba aku melihat Rasulullah SAW berjalan sendirian tanpa ditemani oleh seorang pun, aku menyangka mungkin baginda ingin berjalan tanpa ditemani oleh orang lain, maka aku pun berjalan di bawah bayangan rembulan, ternyata baginda menoleh dan melihatku, baginda bersabda: 'Si...

Ramadan Bulan Ibadah

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتْ الشَّيَاطِينُ Daripada Abu Hurairah RA, bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Bila bulan Ramadan tiba, maka dibukalah pintu-pintu syurga, pintu-pintu neraka ditutup dan syaitan-syaitan pun dibelenggu." (HR Muslim No: 1793) Status: Hadis Sahih Pengajaran: Apabila Ramadan menjelang, Rasulullah SAW mengingatkan para sahabat agar bersedia dengan kedatangan bulan Ibadah: 1.  Ramadan adalah bulan yang diwajibkan keatas umat Islam berpuasa. 2.  Ramadan adalah bulan Syiam (berpuasa di siang hari) dan Qiam (menghidupkan malam dengan solat sunat, tilawah al-Quran, zikir, doa).  3.  Ramadan adalah bulan ibadah dimana dibuka pintu-pintu syurga.  Mereka yang terus melaksanakan pelbagai perbuatan yang mengandungi ibadah atau kebaikan,  akan  disediakan  padanya dengan...

Ibadah Puasa dan Anugerah

  عَنْ أَبِي صَالِحٍ الزَّيَّاتِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ فَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ يَوْمَئِذٍ وَلَا يَسْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ وَلِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ بِفِطْرِهِ وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ Daripada Abu Shalih Az Zayyat bahawa ia mendengar Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata; Rasulullah SAW bersabda: "Allah 'azza wajalla telah berfirman; 'Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Puasa itu adalah bagi-Ku, dan Akulah yang akan memberinya pahala. Puasa itu adalah perisai. Apabila...

Doa menjelang ramadhan

Image
 

Termakan atau Minum Ketika Berpuasa Kerana Lupa

عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا نَسِيَ فَأَكَلَ وَشَرِبَ فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ فَإِنَّمَا أَطْعَمَهُ اللَّهُ وَسَقَاهُ Daripada Nabi SAW bersabda: "Jika seseorang lupa lalu dia makan dan minum (ketika sedang berpuasa) maka hendaklah dia meneruskan puasanya kerana hal itu bererti Allah telah memberinya makan dan minum" (HR Bukhari No: 1797) Status: Hadis Sahih Pengajaran: 1.  Orang yang terlupa lalu dia makan atau minum di siang hari ketika berpuasa, puasanya tetap sah dan dia perlu memberhentikan pengambilan makanan atau minuman. 2.  Orang yang terlupa tadi hendaklah meneruskan ibadat puasanya seperti biasa. 3.  Bagi orang yang terlupa, makanan dan minuman yang telah masuk ke dalam perutnya adalah hadiah Allah kepadanya.